Ray White Kelapa Gading
Jl. Kelapa Nias Raya GN 8
Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara.

Telp : +62 21 451 5993 & +62 21 458 55656, Fax : +62 21 452 8616 & +62 21 458 74298
Email : info@rwgading.com
Cari Properti
Alamat:
Sales
Yahoo Messenger
Yahoo Messenger
Career With Ray White
Ray White Kelapa Gading Barat
Ray White Harapan Indah
Why Choose Ray White
RWKuta
raywhite
Berita Terkini
5 August 2011:

Kenaikan Harga Lahan di Bali Bisa Melonjak 34%

Kenaikan Harga Lahan di Bali Bisa Melonjak 34%

 

 

Jakarta – Lembaga riset dan konsultan properti, PT Wilson Properti Advisindo (Knight Frank) memprediksi kenaikan harga tanah di Bali mencapai 34% sepanjang 2011. Harga tanah di kawasan wisata diprediksi mencapai Rp 7,5 miliar per hectare (ha) pada akhir 2011.

 

Kenaikan tertinggi harga lahan terjadi pada tahun ini, seiring banyaknya pengembang hotel dan resort di Pulau Dewata ini. Kenaikan tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan harga lahan sepanjang 10 tahun terakhir berkisar 8-16%.

Senior Research Manager Knight Frank Hasan Pamudji mengungkapkan, kenaikan harga lahan di Bali dipicu tingginya permintaan pengembang untuk membangun penginapan di wilayah tersebut. Keterbatasan lahan di pinggir pantai dan penambahan jumlah wisatawan juga menjadi faktor pendorong kenaikan harga lahan.

“Dari data Badan Pusat Statistik, tiap tahun terjadi kenaikan jumlah wisatawan yang datang ke sana, baik wisatawan lokal maupun asing. Per Januari-Mei 2011 total wisatawan yang datang sudah mencapai sekitar 3 juta orang, baik turis lokal maupun asing. Jumlah ini akan terus meningkat hingga akhir 2011 karena pertumbuhannya selalu meningkat 9,8% per tahun,” kata dia.

Dia mengatakan, wilayah bibir pantai dan pinggir tebing merupakan daerah dengan pertumbuhan harga lahan tertinggi. Kenaikan harga lahan di lokasi ini berkisar 32-36% sepanjang 2011. Keterbatasan lahan di wilayah selatan Bali, seperti di Legian, Seminyak, Petitenget, dan Batu Beliq mendorong lonjakan harga tanah di kawasan ini.

Seminyak salah satu kawasan yang membukukan harga lahan paling mahal. Posisi selanjutnya diikuti oleh wilayah Legian, Petitenget,d an Batu Beliq. Di wilayah-wilayah tersebut, harga lahan diprediksi mencapai Rp 7,5 miliar per ha. “Khusus untuk wilayah Petitenget dan Batu Beliq, pertumbuhan diprediksi capai 87,5% pada tahun ini,” tuturnya.

Sementara itu, terangnya, harga lahan di luar wilayah pinggir tebing juga ikut naik dengan rata-rata sekitar 36%. Hal ini didorong banyak pengembang yang mencari potensi lain di wilayah utara Bali. Wilayah yang dicari antara lain Sanur, Umalas, Berawa, Canggu, Tanah Lot, dan Tabanan.

Kendati demikian harga lahan di Pulau Dewata ini cenderung naik, tidak menyurutkan pengembang untuk mendirikan tempat-tempat penginapan di Bali. Dari data riset lembaga ini juga melihat ada kecenderungan penambahan jumlah kamar di hotel berbintang tiga hingga empat.

 

Hospitaliti Tumbuh

Senior Associate Director Advisory and Investement Knight Frank Fakky Ismail Hidayat sebelumnya mengatakan, pertumbuhan bisnis penginapan di Bali akan terus bertumbuh seiring bertambahnya jumlah wisatawan. Hingga saat ini, pasokan kamar hotel hingga tengah tahun pertama 2011 sudah bertambah 1.165 kamar atau tumbuh 6% menjadi 20.275 kamar.

Hingga tahun 2013, papar Fakky, ada penambahan pasokan sekitar 4.362 kamar dari 24 proyek. Wilayah Kuta akan tetap menjadi favorit terkait hotel bintang 3. Sementara daerah Sanur didominasi pasokan hotel bintang 4 dan Legian untuk bintang 5.

Dia memaparkan, bisnis kondotel di sana juga akan bertumbuh dengan mengacu perkembangan di bisnis perhotelan. Hingga tahun depan, akan ada tambahan pasokan unit kondotel sekitar 1.755 unit dari 12 proyek. Saat ini total pasokan yang ada sebanyak 2.713 unit dari 21 proyek yang umumnya berada di wilayah Kuta, Nusa Dua, dan Uluwatu.

 

 

Sumber: Investor Daily, Kamis, 4 Agustus 2011

[RayWhiteGading.com]Cetak
Arsip Berita Terkini >>
Copyright © 2005 Ray White Kelapa Gading, All rights reserved.
Dilarang Menyalin Sebagian atau Seluruh Isi Tanpa Pemberitahuan kepada Ray White Kelapa Gading.
Powered by Raywhite Gading Engine v.1.0 |
Jejala